Liputan Fakta News
NEWS TICKER

Terkait Penanaman Bambu, DLH Humbahas Berikan Penjelasan

Friday, 14 February 2020 | 17:18 WIB
Reporter: Lamhot Lumban Gaol
Posted by: Liputan Fakta News
Dibaca: 265

Humbahas, liputanfaktanews.com-Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas)  melalui Dinas Lingkungan Hidup terus melakukan upaya pelestarian lingkungan.  Salah satunya adalah dengan menggalakkan penanaman bambu. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Humbang Hasundutan, Nimrot Sigalingging memberikan penjelasan terkait penanaman bambu yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun Anggaran 2019.

Menurutnya, penanaman Bambu yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dalam rangka penyerapan anggaran dari silpa DBH DR Tahun 2008 s/d 2016, merupakan salah satu kegiatan konservasi lahan yang bersifat Nasional dalam rangka penanganan erosi/longsor di kiri kanan sungai. Hal ini diajukan oleh Kementerian karena Bambu memilki perakaran yang kompak untuk dapat menahan tanah agar terhindar dari bencana longsor.

Dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 14/2/2020, kegiatan yang mempergunakan silpa dana DBH DR wajib mempedomani Peraturan Direktur Jendral Perimbangan Keuangan Nomor : 1/PK/2018 tentang Prosedur Pembahasan, Format, dan standart rincian Rancangan Kegiatan dan Penganggaran Penggunaan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Kehutanan dan Reboisasi.

Dengan kata lain Kabupaten Humbang Hasundutan dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup harus mengadopsi Program Kegiatan yang ada di Peraturan tersebut, agar dapat mempergunakan silpa DBH DR Tahun 2008 s/d 2016. Kabupaten Humbang Hasundutan sebelumnya juga telah mengusulkan berbagai jenis tanaman (aren, mangga, alpukat, durian dan sebagainya) untuk ditanam di pinggiran sungai namun hal ini di tolak oleh pihak Kementerian.

Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup ini telah diferifikasi dan disetujui oleh tiga Kementerian (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,
Kementrian Keuangan dan Kementrian Dalam Negeri) pada rapat tanggal tanggal 11 s/d 12 April 2018 di Hotel Oasis Amir Jakarta.

Dinas Lingkungan Hidup memprogramkan kegiatan penanaman bambu di sepuluh kecamatan yang ada di Humbang Hasundutan dengan luas 23,5 Ha dan pagu anggaran sebesar Rp. 2.266.438.770,- .

Setelah melaksanakan survey lapangan pada kecamatan Lintongnihuta dan kecamatan Paranginan tidak ditemukan areal yang layak untuk dilaksanakan penanaman bambu, Jadi yang terlaksana seluas 21,5 Ha dengan penyerapan anggaran sebesar Rp. 1.929.385.000,-

Penanaman Bambu ini dilaksanakan dengan methode Swakelola oleh Kelompok tani. Dengan pengertian bahwa Dinas Lingkungan Hidup sebagai instansi penanggung jawab kegiatan melaksanakan pengawasan sesuai petunjuk teknis, dan SPKS (Surat Perjanjian Kerja Sama) yang melaksanakan pengadaan bambu, pembayaran upah dan belanja lainya adalah kelompok tani.

Dilanjutkannya, jenis bambu yang ditanam adalah bambu petung, selain sebagai pohon konservasi penahan longsor jenis bambu petung ini sangat baik untuk berbagai kerajinan; seperti pembuatan keranjang, kursi dan lainnya. Yang nantinya akan dimanfaatkan kelompok binaan Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri, yang telah melaksanakan pelatihan, tutupnya dalam keterangan tertulisnya.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

liputanfaktanews.com Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.
%d bloggers like this: