Liputan Fakta News
NEWS TICKER

Tanggap Darurat di Taput Diperpanjang 14 Hari ke Depan

Monday, 30 March 2020 | 21:26 WIB
Reporter: M. Simanungkalit
Posted by: Liputan Fakta News
Dibaca: 149

Taput, liputanfaktanews.com-Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs. Nikson Nababan, M. Si, Senin, 30/3/2020) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Dandim 0210/TU Letkol Inf. Rony Agus Widodo, Kapolres Tapanuli Utara AKBP. Horas M. Silaen, Kejari Taput Tatang Darmi SH, Ketua DPRD Taput Ir. Poltak Pakpahan, Wakil Ketua DPRD Fatimah Hutabarat ,menetapkan perpanjangan Tanggap darurat Covid-19 selama 14 hari kedepan.

“Melihat perkembangan kondisi saat ini kita sepakati bersama bahwa Tanggap Darurat di Kabupaten Tapanuli Utara diperpanjangan hingga 14 Hari terhitung mulai hari ini sampai dengan tanggal 12 April 2020, untuk itu saya berharap dukungan penuh dari seluruh Forkopimda agar kondisi ini dapat tertangani dengan baik,” ujar Bupati

Dalam rapat itu Bupati mengatakan bahwa Pemerintah Daerah tidak punya kewenangan untuk melakukan Lockdown termasuk penutupan Bandara. Sebab itu merupakan wewenang Kementerian Perhubungan.

Rapat yang diadakan diruang kerja Bupati, juga dihadiri SekdaKab Taput, Indra. S. Simaremare dan Executive General Manager (EGM) Bandara Internasional Silangit Muhamad Iwan Sutisna serta beberapa pimpinan OPD.

Bupati juga menekankan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terkait Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 semakin tanggap seperti penempatan wastafel di pintu masuk pasar, aktif melaksanakan penyemprotan desinfektan termasuk pengadaan masker untuk dibagikan kepada masyarakat

Bupati juga menghimbau setiap posko supaya semakin diperketat terhadap pendatang yang masuk ke Kab.Tapanuli Utara yang didukung dengan Standard Opersional Prosedur (SOP).

“Kita sudah menganggarkan biaya operasional posko dan sudah kita persiapkan juga penambahan biaya operasional Gugus Tugas selama 14 hari kedepan. Saya juga sudah instruksikan melalui Surat Edaran agar setiap desa membuat satuan tugas yang dibiayai dari Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) serta harus mampu mendukung kerja Posko” beber Nikson Nababan

Disisi lain, desa juga diharapkan bekerja sama dengan Gugus Tugas penanggulangan Covid-19 untuk memetakan warga yang terdampak dari kondisi ini. Untuk itu Nikson nababan berharap TNI dan Polri turut memantau ketersediaan sembako di tengah-tengah masyarakat.

“Kita telah instruksikan setiap desa bentuk “Relawan Desa Lawan Covid-19,” terang Bupati

Dan Pemkab Taput sambung Bupati akan berkoordinasi dengan Kejaksaan mempersiapkan payung hukum sebagai Petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan di lapangan agar tidak menjadi kendala dikemudian hari.

Sementara Dandim 0210/TU Letkol Inf. Rony Agus Widodo mengatakan supaya Posko di perbatasan Taput dengan kabupaten lain makin diperketat dan kedepannya tim Gugus Tugas penanggulangan Covid-19 juga makin meningkatkan pengawasan terhadap para pendatang dan pemudik yang pulang kampung.

Sedangkan Kapolres Taput AKBP. Horas M. Silaen menekankan kesiapan dari Gugus Tugas penanggulangan Covid-19 dalam mengantisipasi kemungkinan terburuk nantinya.

“Yang perlu diantisipasi adalah pendatang terutama yang berasal dari daerah zona merah dan zona kuning. Selain langkah-langkah tegas, kita juga perlu menyikapi dampak dari kondisi sekarang,” ujar Kapolres

Kapolres juga mendukung upaya menghidupkan kembali pos siskamling di desa desa untuk mencegah dan memantau keluar masuk warga.

Diketahui, yang dikutip dari laman website gugus tugas Covid-19 Tapanuli Utara, data terbaru orang dalam pantauan (ODP) COVID-19 di 15 kecamatan Kabupaten Tapanuli Utara,  Sumut naik drastis menjadi 90 orang.

Penyebaran ODP terbanyak berada di Kec. Purbatua sejumlah 25 orang kemudian di Kec. Tarutung sebanyak 21 orang, disusul Kec. Sipoholon dan Siborongborong masing-masing 8 orang.

Sedang Kec. Pahae Julu 7 orang, Kec. Parmonangan 5 orang. Kec. Pangaribuan serta Muara masing-masing 4 orang. 

Setelahnya kec. Pahae Jae dan Siatas Barita masing-masing 3 orang dan kecamatan Garoga ada 2 orang. Sementara 3 kecamatan di Tapanuli Utara yakni Pagaran, Sipahutar dan Simangumban terpantau belum ditemukan status ODP

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

liputanfaktanews.com Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.
%d bloggers like this: