Liputan Fakta News
NEWS TICKER

Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Pemkab Humbahas Berlakukan Lockdown Terbatas

Saturday, 28 March 2020 | 09:24 WIB
Reporter: Lamhot Lumban Gaol/Jhon S
Posted by: Liputan Fakta News
Dibaca: 189

Humbahas, liputanfaktanews.com-Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan memberlakukan lockdown terbatas selama empat belas hari ke depan terhitung mulai tanggal 28 Maret 2020.

Adapun tujuan dilakukannya lockdown terbatas itu sebagai upaya dari Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melindungi rakyatnya sekaligus memutus rantai penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Humbang Hasundutan. Maka dimohon kepada seluruh warga masyarakat Humbang Hasundutan dan perantau, mahasiswa yang sedang berada di luar Kabupaten Humbang Hasundutan untuk tidak pulang kampung menunggu kondisi membaik.

Hal itu disampaikan Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor usai Rapat Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) di Posko Gugus Tugas Covid-19 Jalan Sisingamangaraja Dolok Sanggul, Jumat, 27/3/2020.

Rapat tersebut turut dihadiri Kapolres, Dandim, Sekretaris Daerah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Pimpinan OPD Pemkab Humbahas.

Bupati menghimbau agar masyarakat untuk tidak keluar dari Humbahas apabila kembali lagi dalam waktu 14 hari (masa lockdown terbatas) karena berpotensi membawa Covid-19 dari tempat kunjungannya.

“Lockdown terbatas dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melindungi rakyatnya sekaligus untuk memutus rantai penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Humbang Hasundutan”.

Dalam rapat itu juga disepakati agar masyarakat tidak membawa jenazah untuk dikebumikan termasuk rombongan-rombogan pesta dan kegiatan massal ke Kabupaten Humbang Hasundutan untuk menghindari kerumunan.

“Menyikapi peningkatan jumlah masyarakat yang terkena Virus Covid-19 di Indonesia yang sudah mengkhawatirkan, maka Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan merasa perlu melakukan lockdown yang sifatnya bisa diperpanjang dan juga bisa di perpendek, tergantung situasi dan kondisi,” paparnya.

Lockdown ini diberlakukan, lanjut Bupati, agar menghindari kerumunan dan keramaian untuk mencegah penyebaran Covid 19.

“Diharapkan kegiatan-kegiatan seperti hari pekan, syukuran atau resepsi pernikahan, acara adat, penguburan jenazah dan lainnya yang mengandung kerumunan dan keramaian untuk sementara waktu ditunda terlebih dahulu,” pesannya.

Untuk itu, diharapkan juga kepada masyarakat Humbang Hasundutan tetap menjaga kesehatan diri dan lingkungan dengan cara membersihkan lingkungan dan tempat tinggal serta mengonsumsi makanan sehat menyeduh wedangan jahe setiap hari.

Setiap tamu yang dari luar, lanjut Bupati, wajib melapor kepada petugas posko di setiap perbatasan yang sudah ditetapkan dan disepakati dalam rapat. Adapun posko dimaksud diantaranya di Desa Bahal Imbalo Kecamatan Paranginan, Sijuguk Desa Nagasaribu Kecamatan Lintong Nihuta, Desa Hutajulu Kecamatan Pollung, Desa Tukka Kecamatan Pakkat.

“Pemkab Humbang Hasundutan sudah membuka Posko di perbatasan-perbatasan untuk mencegah merebaknya  Covid-19 ini,” jelasnya.

Bupati juga berpesan kepada masyarakat Humbang Hasundutan untuk tidak panik dengan berita-berita tentang wabah virus Corona yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan lebih banyak berdiam diri di rumah saja untuk menghindari hindari kerumunan atau tempat-tempat keramaian.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

liputanfaktanews.com Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.
%d bloggers like this: