Liputan Fakta News
NEWS TICKER

Program Website Desa Bukannya Bermanfaat Malah Merugikan Negara

Saturday, 1 February 2020 | 16:48 WIB
Reporter: Oktafianus
Posted by: Liputan Fakta News
Dibaca: 36

Nunukan, liputanfaktanews.com-Program pembuatan website (web) desa di Kabupaten Nunukan hingga kini tidak dapat difungsikan dan tidak ada solusi. program web tersebut yang memakan dana mencapai Rp. 28.900.000 per desa sangat “membuang” anggaran Dana Desa (DD).

Bahkan Pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Nunukan yang memfasilitasi Kegiatan tersebut menyebutkan pihak ketiga dalam hal ini pengelola website yakni Fortinusa yang mendatangi sendiri Kantor-Kantor Desa untuk mengusulkan pembuatan website sekaligus melatih.

Hal yang membingungkankan lagi website yang harga fanstastik tersebut menginduk ke Web DPMD.

Kasi Bina Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa Ferry Wahyudi, S. Sos menuturkan, website itu telah dirubah menjadi website nama desa masing-masing, awalnya menginduk ke DPMD. Kita juga telah menyampaikan ke pihak ke tiga harusnya sendiri-sendiri.

“Nilai kontrak website itu sekitar Rp. 28.900.000 perdesa itu sudah komplit baik pelatihan dan hosting pertahun Rp. 1 juta sesuai kontrak,”Jelas Ferry.

Ferry juga menyebutkan jika operator yang kurang aktif di Desa.

Dia juga mengatakan usulan pernah dilakukan ke Kementerian desa untuk pembuatan website, namun katanya ada juga desa yang ingin pengadaan juga.

Salah satu website yang pernah aktif Desa Seberang, namun hingga saat ini tidak lagi update.

“Coba Operatornya bisa langsung kontak ke Programnya, karena saya tidak terlalu inikan teknisnya,” kata Ferry.

Dia rencananya akan menghubungi programer Fortinusa untuk menanyakan permasalahan website tersebut.

“Nanti saya coba hubungi kembali pak Rajab Programernya untuk menjelaskan ke desanya, apa masalahnya karena kita berharap website bisa berjalan kembali dan dimanfaatkan,” Jelas Ferry.

Sementara itu, Kepala Desa Seberang H Hambali saat dikonfirmasi melalui via telepon baru-baru ini, Dia menuturkan memang kita ikuti namun saya juga belum melihat website tersebut. Menurut staf saya terkadang bisa dan juga tidak bisa entah karena jaringan atau apa.

Dia menjelaskan jika program pembuatan website desa tersebut merupakan program Daerah yang disampaikan kepada desa Seberamg

“Berarti tertipu kami, katanya itu program daerah yang mau dibuatkan. Saya juga sempat tanyakan kepada Staf kemarin siapa yang buatkan hingga saat ini belum pernah dibuka,” Kata Hambali

Penjelasan Staf saya katanya itu dari DPMD, saya sempat minta untuk ditelusuri dulu darimana itu. Anggarannya itu 28 juta lebih pak dan itu sudah dibayarkan, buktinya juga ada katanya staf saya, namun saya juga menyampaikan kalau ada bukti itu bisa ditelusuri kembali.

“Karena kemarin itu Bupati yang menyarankan anggaran itu, makanya anak-anak menganggarkan segitu ke APBdes, karena ada yang datang. Tapi kalau ada bukti lainnya kami akan konfirmasi, karena kami juga mau mengunakan begitu masa sudah kita bayar dan tidak berfungsi rugi juga kita,” terang Hambali. 

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

liputanfaktanews.com Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.