Liputan Fakta News
NEWS TICKER

Kunker di Inalum, Lamhot Sinaga Bahas Pembagian Hasil Pajak Air Permukaan Danau Toba

Sunday, 15 March 2020 | 10:03 WIB
Reporter: Regar
Posted by: Liputan Fakta News
Dibaca: 161

Lamhot Sinaga anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi Golkar  Bersama Rombongan Saat Meninjau beberapa Lokasi Milik PT.Inalum Didampingi  Direksi Pengembangan Usaha , Danto Sinaga ,Kamis, 12/3/2020.

Toba.Anggota komisi VI DPR RI Lamhot Sinaga bersama rombongan dalam kunjungan kerjanya di PT.Inalum (indonesia asahan aluminium) baru-baru ini, Kamis, 12/3/2020 Di kantor Paritohan Porsea kabupaten Toba,  bahas beberapa point termasuk pembagian hasil pajak air permukaan (PAP) danau toba yang di gunakan sebagai sumber daya oleh PT.inalum.

Kunjungan DPR RI dari fraksi Golkar ini di sambut langsung oleh direktur eksekutif pengembangan usaha Danto Sinaga, Deputy General manager Antony Omri Sigalingging dan jajaran lainnya dan pemberian cenderamata oleh PT.Inalum kepada Lamhot Sinaga anggota DPR RI atas kunjunganya.

Kunjungan kerja dalam masa resesnya di daerah pemilihanya Sumut II, salah satunya di PT.Inalum di nilai sangat penting  dalam rangka   menyampaikan aspirasi dari beberapa kabupaten di kawasan danau toba khususnya pembagian pajak air permukaan danau toba yang di salurkan  pemerintah provinsi Sumut  kepada kabupaten di nilai tidak  memeliki aspek keadilan, khususnya di kabupaten kawasan danau toba.

Ditegaskanya, hasil dari kunjungan kerja ini nantinya akan menjadi  pembahasan khusus komisi VI DPR RI dengan Pemprov Sumatera Utara bersama PT. Inalum sebagai mitra kerja dari kementerian BUMN ,untuk membahas pengalokasian atau  pembagian pajak air permukaan danau toba tidak lagi   di salurkan melalui Pemprov Sumut. Dengan begitu, khususnya kabupaten kawasan danau toba dapat merasakan manfaatnya  langsung sesuai dengan besaran bagi hasil pajak air permukaan dari PT. Inalum.

”Bayangkan saja,daerah yang sama sekali tidak berada di kawasan danau toba, selaku sumber air untuk pengoperasian perusahaan inalum justru menerima dana bagi hasil lebih besar jika di bandingkan dengan daerah sekitar kawasan danau toba, misalnya kabupaten samosir secara geografis 65 % mempunyai kepemilikan danau Toba, begitu juga dengan kabupaten Taput, Humbahas, Simalungun, Toba, Dairi dan kabupaten Karo, pembagian ini kan sudah tidak adil lagi namanya, pada hal tujuh kabupaten inilah yang langsung merasakan dampak terhadap air permukaan atas aktivitas Inalum, kami dari komisi VI DPR RI tentu  harus hadir menyelesaikan ini, karena aspirasi ini atau permintaan yang di  sampaikan oleh  kabupaten kawasan danau toba untuk memperbaiki sistim ini, agar pembagian atau pengalokasian dana bagi hasil dari  PAP ini benar-benar berkeadilan,” pungkasnya.

Selain itu, Lamhot juga meminta kepada pihak PT.Inalum agar mampu mendobrak perputaran pertumbuhan ekonomi rakyat khususnya di kawasan danau toba, dengan begitu kehadiran Inalum dapat bermanfaat untuk peningkatan taraf hidup masyarakat,semisal pekerjaan atau kegiatan dari Inalum yang bisa di lakukan oleh masyarakat daerah sekitar jangan lagi di berikan kepada pihak luar,prioritas masyarakat sekitar, dan bila itu di laksanakan oleh masyarakat daerah sekitar, itu sudah bagian dari peningkatan  pertumbuhan ekonomi rakyat di kawasan danau toba.

Dalam kesempatan itu, Lamhot juga mengapresiasi kehadiran kontribusi Inalum dalam mendukung program pemerintah dalam memperindah pemandangan kawasan danau toba,semisal  situs sejarah  istana Sisingamaraja yang sudah di perbaiki sedemikian rupa,pembangunan view atau prasasti-prasasti serta geopark-geopark lainnya,begitu juga dengan dukungan-dukungan dari Inalum untuk peningkatan pendidikan melalui pelatihan, pemberian bea siswa  dan lainnyayang di fasilitasi oleh inalum.

Lamhot juga meminta,kedepannya PT.Inalum yang sudah menjadi holding dari seluruh pertambangan industri  di indonesia yang mempunyai investasi sebesar 50 % di PT.freeport, dan menjadi  salah satu perusahaan raksasa milik BUMN  untuk mampu mengajak perusahaan tambang lainnya dalam  memberikan kontribusi atau berpartisipasi dalam mewujudkan kawasan danau toba untuk lebih maju lagi, termasuk dukungan  untuk  kemajuan pendidikan di kabupaten  kawasan danau toba ini.

Sementara itu, Direksi Pengembangan usaha PT.Inalum Danto Sinaga kepada media ini mengatakan, terkait pembagian dana bagi hasil usaha dari pajak air permukaan (PAP) ,pihaknya membayarkan kepada Pemprov Sumatera utara untuk di alokasikan  ke kabupaten, dengan adanya kunjungan dari komisi VI ini bersama pemerintah daerah, tentunya kedepan akan menjadi pembahasan dengan Pemrov Sumut dan komisi VI sebagai mitra  kerja dari BUMN.

Dalam kesempatan itu, direksi pengembangan usaha  PT.Inalum ini juga meminta bantuan atau  dukungan dari Komisi VI DPR RI sebagai mitra kerja dari kementerian BUMN  untuk membantu  memediasi dengan pihak-pihak  terkait, sehingga perusahaan ini   bisa mendapatkan kebutuhan  listrik sebanyak 350 megawatt dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi dalam pencapaian  target 500.000 ton untuk tahun 2021.

Usai melalukan pertemuan, anggota DPR RI Lamhot sinaga bersama rombongan di dampingi  langsung Direksi pengembangan usaha PT.Inalum Danto Sinaga, meninjau sejumlah fasilitas miliK PT.Inalum, seperti Bendungan Sigura-gura, bendungan tangga, bendungan pengatur,PLTA Sigura-gura dan PLTA Tangga dan lokasi  mesin turbin dan generator.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

liputanfaktanews.com Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.
%d bloggers like this: