Liputan Fakta News
NEWS TICKER

Kasus Jungjungan Silaban Bergulir, Polres Undang Saksi Ahli Bahasa

Wednesday, 12 February 2020 | 15:07 WIB
Reporter: M. Simanungkalit
Posted by: Liputan Fakta News
Dibaca: 331

Taput, liputanfaktanews.com-Dugaan penghinaan yang dilakukan oleh Junjungan Silaban, sebelumnya menjabat Camat Parmonangan sekarang menjadi Camat Adian Koting kepada Patar Lumban Gaol bergulir.

Kapolres Tapanuli Utara melalui Kasubbag Humas W. Baringbing, Rabu, 12/2/2020 mengungkapkan hal tersebut menjawab pertanyaan awak media seputar perkembangan laporan dari Patar lumbangaol akan dugaan tindak pidana penghinaan yang dilakukan oleh JS.

Dikatakan Baringning,sebelumnya Polres Tapanuli Utara telah memanggil terlapor Junjungan Silaban (JS) untuk dimintai keterangan. Sedangkan istrinya RS, dipanggil minggu lalu sebagai saksi pada peristiwa dugaan penghinaan tersebut

Selanjutnya,Pihak kepolisian akan mengundang saksi ahli bahasa yang berserifikat untuk mengkaji ucapan dari JS.

“Polres akan mengundang saksi ahli bahasa yang bersertifikat,untuk mengkaji ucapan yang diduga mengarah kepada penghinaan,” ujar Kasubbag humas

Setelah mendapat keterangan dari saksi ahli, maka Polres akan mengirim SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) kepada pelapor.

“Setelah SP2HP dikirim, selanjutnya Polres Tapanuli Utara akan melakukan gelar perkara,” tandas W. Baringbing, Kasubbag Humas Polres Tapanuli Utara.

Sedangkan pasal yang dipersangkakan saat ini menurut kasubbag humas Polres Tapanuli Utara ini adalah Pasal 310 KUHP

Terpisah ZS, yang disebur sebut sebagai kuasa hukum dari JS membantah rumor yang menyebutkan dirinya menjadi kuasa hukum JS

“Tidak ada itu, sampai saat ini belum ada surat kepada kita ” tutur ZS.

Diinformasikan, JS pada selasa(24/12)2019) diduga melakukan penghinaan kepada Patar Lumban Gaol dirumah kediamannya di Kec. Siborong borong, Kab.Tapanuli Utara,Sumut.

Patar lumban gaol wartawan media online Suarasumatera.com ini mengatakan, JS telah melakukan penghinaan kepadanya baik secara pribadi maupun secara profesi.

Diceritakan, atas pemberitaannya Senin, 23/12/2019 terkait kinerja JS, saat itu menjabat Camat Parmonangan diduga melakukan pungutan liar (Pungli) kepada sejumlah kepala desa.

Setelahnya, Pada Rabu pagi JS berulang kali menghubungi Patar melalui Ponsel. Yang setelah diangkat, JS mengundang bertemu dikediamannya.

Berpikir JS ingin klarifikasi pemberitaan, Patar mengiyakan. Dan mengajak dua orang teman sesama wartawan media online, Maju Simanungkalit dari liputanfaktanews.com serta Darwin Nainggolan media restorasi.com.

Namun, dirumah kediaman JS yang terjadi bukanlah klarifikasi berita. Justru JS terkesan ingin menjebak ketiga wartawan tersebut agar seakan ada tindak pidana pemerasan.

Mengetahui gelagat itu, ketiganya protes kepada JS. Sehingga terjadi cekcok. Dan saat itulah menurut Patar, JS melontarkan kata kata hujatan, kutukan juga intimidasi yang mengarah pada tindak pidana penghinaan.

Malah sebut Patar, ketika ada dua aparat kepolisian dari Polsek Siborong borong yang datang, kelakuan JS tidak reda.

Merasa di hina atau dilecehkan secara pribadi atau secara profesi, Patar Lumban Gaol melaporkan JS ke Polres Tapanuli Utara Selasa, 31/12/2019) dugaan tindak pidana penghinaan.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

liputanfaktanews.com Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.