Liputan Fakta News
NEWS TICKER

Janri Belum Yakin Dua Warga Taput Terpapar Covid-19, Jubir Penanganan Covid-19 Bungkam

Thursday, 16 April 2020 | 09:13 WIB
Reporter: M. Simanungkalit
Posted by: Liputan Fakta News
Dibaca: 1467

Taput, liputanfaktanews.com-Janri Nababan, Direktur Rumah sakit Tarutung menyebutkan, sampai saat ini belum ada keyakinannya dua orang positif hasil rapid test menjadi terpapar Covid-19.

Namun begitu, hasil dari pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) pasien merupakan hasil yang akurat yang bisa memastikan seseorang itu terpapar Virus, sambung Janri Nababan, Rabu, 15/4/2020.

“Mari kita tunggu hasil PCR, sebab saya belum yakin dua orang itu terpapar Covid-19,” ujar Janri.

Belum yakinnya Janri Nababan Direktur RS Tarutung, didasari dari pemeriksaan 17 staf rumah sakit yang kontak langsung dengan terduga Covid-19 warga sipoholon yang ketika dirapid test hasilnya negatif.

Menurutnya, seseorang yang umur 60 tahunan bisa terbilang kondisi imunitas lemah,dan banyak kemungkinan. Yang harus di pahami bahwa bisa saja warga itu terpapar virus flu,pilek,batuk dan demam biasa bukan Covid-19

Baca : Kepastian Warga Sipoholon Usia 60-an Terpapar Covid-19, Menunggu Hasil Pemeriksaan PCR 

Diterangkan juga,Rapid test disebut positif ketika dalam tubuh seseorang terbentuk antibody, sebagai perlawanan akibat terpapar virus. Namun begitu jenis virus masih harus ada pemeriksaan lanjutan.

“Kita akui, rapid test disebut positif ketika ada pembentukan atau peningkatan antibody dalam tubuh, yang merupakan bentuk perlawanan akibat terpapar virus. Namun itu belum tentu covid-19” terang Janri.

Sedangkan mengenai seorang tenaga medis yang juga positif hasil Rapid test, Janri hanya menyebutkan,mudah mudahan bukan karena terpapar Covid-19.

“Semoga tidak, mudah mudahan dia bukan karena terpapar covid. Dan saya berharap, berdoa semoga tidak,” tutur Janri.

Sementara Sekretaris Gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Kab.Tapanuli Utara Indra Simaremare saat dikonfirmasi melalui WA akan kebenaran adanya warga Kab.Tapanuli Utara positif Covid-19 sepertinya bungkam.

Indra Simaremare, yang juga jubir penanganan Covid-19 sekaligus Sekda Kab.Tapanuli Utara tidak berani memberi keterangan, entah karena mungkin sangat sibuk tangani Covid-19.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

liputanfaktanews.com Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: