Liputan Fakta News
NEWS TICKER

Hanya Selang Satu Hari, Pelaku Pembunuh Dimpu Munthe Ditangkap Polres Humbahas

Saturday, 4 April 2020 | 18:33 WIB
Reporter: Jhon S/Oka
Posted by: Liputan Fakta News
Dibaca: 1688

Humbahas, liputanfaktanews.com-Hanya selang satu hari usai kejadian, Unit 1 Pidum Polres Humbang Hasundutan berhasil menangkap pelaku pembunuhan seorang pelajar bernama Dimpu Munthe (13) yang terjadi pada Kamis, 2/4/2020 di Perladangan Parsambilan Dusun Siambaton Desa Sirisi risi Kec. Doloksanggul Kab. Humbang Hasundutan.

Berdasarkan Laporan Polisi : LP /43/IV/2020/HBS tanggal 02 April 2020 atas nama pelapor Jakob Munthe, terkait dugaan terjadinya tindak pidana menghilangkan nyawa anak dibawah umur bernama Dimpu Munthe yang terjadi pada hari Kamis tanggal 02 April 2020, sekitar pukul 14.30 Wib di Perladangan Parsambilan Dusun Siambaton Desa Sirisi risi Kec. Doloksanggul Kab. Humbang Hasundutan, Polisi terus mengembangkan kasus ini dengan meminta keterangan dari saksi-saksi diantaranya, Jakob Munthe (23), Parlaungan Munthe(27), Rijois Munthe (38) yang ketiganya beralamat di Lumban Siambaton Desa Sirisirisi Kec. Doloksanggul Kab. Humbabas.

Berdasarkan keterangan saksi, dan bukti yang cukup,  pelaku pembunuhan itu diduga keras dilakukan oleh tersangka pelaku JM (32) beralamat di Lumban Payung Desa Bonanionan Kec. Doloksanggul Kab. Humbahas, Jumat, 3/4/2020 sekira pukul 14.00 Wib.

Kapolres Humbang Hasundutan, AKBP Rudi Hartono, SIK, MM melalui Paur Subbag Humas Polres Humbahas, Bripka S.B Lolo Bako, membenarkan penangkapan itu dan telah mengamankan pelaku, Jumat, 3/4/2020.

Dijelaskannya, Kanit Unit I Pidum Polres Humbang Hasundutan yang dipimpin Bripka MSP. Manungkalit bersama anggotanya berhasil mengungkap pelaku pembunuhan korban Dimpu Munthe.

Kronologis penangkapan itu terjadi setelah, Jumat tanggal 03 April 2020, sekira pukul 10.00 wib tersangka melakukan penganiayaan kepada Namboru kandungnya hingga luka berat, selanjutnya perangkat Desa Bona Nionan dan masyarakat mengamankannya di Kantor Desa Bona Nionan pada pukul 10.30 Wib.

Selanjutnya saat penyidik sedang melakukan cek TKP bersama saksi dan kepala Desa Siris-irisi Kec. Dolok Sanggul mendapat informasi bahwa tersangka diamankan di Kantor Desa Bona Nionan perkara penganiayaan kepada Namborunya.

Mengingat saksi untuk perkara menghilangkan korban atas nama Dimpu Munthe, penyidik langsung turun ke lokasi menuju Kantor Desa Bonanionan dan langsung mengamankan pelaku JM ke Polsek Dolok Sanggul, saat di interogasi di Polsek Dolok Sanggul tersangka  juga mengakui melakukan pembunuhan kepada seorang anak bernama korban Dimpu Munthe.

Kemudian pada hari Jumat, 3/4/2020, sekira pukul 14.00 wib, terhadap tersangka dilakukan pemeriksaan perbal didampingi keluarga dan Penasehat Hukum yang ditunjuk Penyidik, untuk menjelaskan perbuatannya secara mendetail.

Saat penandatanganan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sekira pukul 17.30 wib tersangka melawan perintah penyidik dan berupaya meninggalkan ruangan pemeriksaan.

Diduga tersangka ada kelainan jiwa, selanjutnya tersangka dibawa untuk pemeriksaan dokter kejiwaan di RSJ Prof. M. Ildrem Medan pada hari Jumat, 3/4/2020, sekira pukul 22.00 Wib dan akan dipantau selama 14 hari dan dijaga Pihak Kepolisian selama observasi.

Dari hasil pemeriksaan tersangka, terungkap saat itu tersangka datang dari perladangan belakang rumah tersangka menuju kearah perladangan Parsambilan Lumban Siambaton Desa Sirisirisi Kec. Doloksanggul Kab. Humbahas.

Saat itu korban sedang asik memancing,  lalu tersangka JM bertemu dan menegurnya dengan berkata “Marhua ho!” (ngapain Kamu), lalu dijawab korban Makkail (mancing), ditanya kembali : “Pinjam jo hail mi !” (pinjam dulu pancingmu),  lalu korban memberikan pancingnya sambil berkata :  nion Babi (Ini Babi).

Mendengar jawaban korban, tersangka menjadi sakit hati. Lalu langsung menampar wajah korban pada bagian mulut dan bagian telinga sebelah kanan sekuat tenaga, kemudian menyekik leher korban setelah itu mengambil 1 batang kayu dengan ukuran 25 cm diameter 3 cm menusukkan ke dubur korban.

Lalu tersangka mengangkat keparit berlumpur dengan kedalaman air  50 cm atau setinggi lutut orang dewasa dan menenggelamkan korban dengan posisi korban ke arah bawah sampai korban tidak bernyawa lagi, kemudian tersangka meninggalkan korban dalam keadaan tenggelam.

Kemudian tersangka membawa 1 pancing katrol dan kayu bulat ukuran panjang 25 cm diameter  3 cm dan meletakkannya diatas seng gubuk dibelakang rumah tersangka yg mana jarak antara lokasi penganiayaan dengan disembunyikan pancing katrol tersebut sejauh kira – kira 2 km. (Jalan persawahan).

Sebelum tersangka melakukan penganiayaan kepada Dimpu Munthe sebelumnya telah melakukan penganiayaan kepada marga Situmorang di perladangan Lumban Paung Desa Bona Nionan Kec. Doloksanggul Kab. Humbahas pada hari Kamis, 02 April 2020 pukul 13.00 wib, dan kemudian lari menuju perladangan Lumban Siambaton Desa Sirisirisi Kec. Doloksanggul.

Untuk diketahui, hasil visum et repertum autopsi  Korban Dimpu Munthe, terdapat luka pada bagian wajah,dagu,leher sebelah kanan dan kiri, terdapat luka memar di bibir luar dan dalam, luka lecet di perut bagian kanan (akibat dari kekerasan benda tumpul), di dubur korban terluka 2 cm, (diduga sementara korban di sodomi), keluar darah dari telinga kanan dan hidung akibat ada tanda-tanda kekerasan dibagikan wajah.

“Kesimpulan sementara korban meninggal karena masuknya lumpur ke dalam saluran pernafasan ( korban di benam ke dalam air yang terdapat pasir dan lumpur). Sementara hasil visum terdapat luka di telinga sebelah kanan, mengeluarkan darah, luka dibagian bibir bagian dalam dan luar, luka gores pada bagian kulit mata. Akibat dari perbuatannya, tersangka akan dikenakan Pasal 80 ayat (3) Undang-undang No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah),” jelas Paur Subbag Humas Polres Humbang Hasundutan, Bripka SB Lolo Bako.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

liputanfaktanews.com Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.
%d bloggers like this: