Liputan Fakta News
NEWS TICKER

Cegah Covid-19, Kades Ria-Ria  Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dan Pembagian Wedang Jahe

Wednesday, 1 April 2020 | 17:42 WIB
Reporter: Regar
Posted by: Liputan Fakta News
Dibaca: 212

Karang Taruna Desa Ria-Ria Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Tengah Melakukan Penyemprotan Disenfektan Ke Rumah-rumah warga dan Lingkungan .

Humbahas, liputanfaktanews.com-Untuk mencegah adanya   penyebaran virus corona atau yang di sebut dengan  Covid 19 di wilayahnya,  kepala desa ria-ria bersama perangkatnya di bantu  karang taruna setempat lakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian wedang jahe ke masyarakat desa setempat.

Hal ini di sampaikan kepala desa Ria-Ria Kecamatan Pollung kabupaten Humbang Hasundutan  Jon Perdianus Lumban Gaol kepada media ini, Rabu, 1/4/2020 di kantor Kepala desa setempat.

Dikatakanya, penyemprotan disinfektan ini sudah dua kali di lakukan, ini semua untuk menjaga kesehatan masyarakat agar tidak terjangkit dari  virus  corona yang saat ini mendunia, begitu juga dengan pembagian wedang jahe untuk menjaga ketahanan tubuh agar tetap sehat.

Selain penyemprotan dan pembagian wedang jahe, pihaknya juga melakukan pemeriksaan  di perbatasan desa bagi setiap warga lain yang akan memasuki desanya, dan apabila warga tersebut tidak ada urusan yang sangat penting ke desa, pihaknya menyarankan warga tersebut untuk kembali, hal ini merupakan kesepakatan desa,  di mana  setiap warga yang datang wajib di periksa agar desa ini tetap steril tidak terjangkit virus.

“Jadi berbagai usaha kami lakukan secara maksimal agar desa ini tetap steril supaya tidak terjangkit virus, kami khawatir bila ada warga lain yang masuk ke desa ini  tanpa sepengetahuan kami, kan kita tidak tau apakah warga yang datang itu terinfeksi virus atau tidak, jadi lebih baik kita cegah dari sekarang, mudah-mudahan virus ini cepat berlalu, kita tetap  berdoa dan berusaha.”Kata Kades ini.

Kades ini pun menceritakan,  ada salah satu warganya yang baru datang dari  kota medan melakukan perobatan minggu yang lalu, meskipun warga itu  tidak  terinfeksi virus, namun setiap hari kesehatanya selalu rutin  di pantau oleh bidan desa, ini di lakukan akibat kekhawatiran terhadap ancaman virus corona ini, namun kita sarankan agar masyarakat tidak selalu panik, tetapi  harus tetap waspada dan taat pada aturan yang di buat pemerintah.

Terkait biaya yang di gunakan untuk melakukan berbagai upaya  pencegahan virus ini, pihaknya mengakui kesulitan untuk mendapatkan dana, dan berharap pemerintah agar secepat mungkin bisa mencairkan anggaran dana desa, untuk bisa di pergunakan khususnya untuk pencegahan Covid-19 ini.

“Harapan saya, anggaran dana desa ini secepatnya bisa di cairkan oleh pemerintah, agar bisa di pergunakan untuk melakukan berbagai upaya pada pencegahan virus ini, karena untuk saat ini, kami sangat fokus pada pencegahan, karena kita tidak  tau sampai kapan wabah  ini selesai, jadi harus butuh  persiapan,” tuturnya.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

liputanfaktanews.com Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.
%d bloggers like this: