Liputan Fakta News
NEWS TICKER

Anggota DPRD Provsu Pantur Banjarnahor Reses di Kecamatan Onan Ganjang, Usulan Bantuan Pertanian Dominasi Aspirasi Warga

Friday, 11 September 2020 | 10:47 WIB
Reporter: Lamhot Lumban Gaol/Jhon S
Posted by: Liputan Fakta News
Dibaca: 159

Humbahas, liputanfaktanews.com-Dengan mematuhi protokol kesehatan, Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Pantur Banjarnahor melakukan kegiatan reses III masa sidang I tahun 2019-2020 yang dipusatkan di Desa Parbotihan, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kamis, 10/9/2020.

Kehadiran Pantur Banjarnahor tampak disambut akrab oleh puluhan warga di Sopo Godang Katolik Desa Parbotihan.

Dalam reses tersebut, bantuan pupuk, bibit unggul, serta alat pertanian untuk memudahkan petani menjadi usulan dominasi warga Kecamatan Onan Ganjang.

Hal itu diungkapkan oleh Pantur Banjarnahor, usai melakukan reses di di Desa Parbotihan, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan.

“Rata-rata masyarakat minta bantuan dibidang pertanian, seperti bantuan pupuk, bibit unggul, kebutuhan modal pertanian lewat KUR, pelatihan di bidang pertanian dan juga alat pertanian untuk memudahkan mereka bertani dan meningkat produktivitas, selain itu juga usulan infrastruktur yang mendukung pertanian, seperti jalan usaha tani,” ujar Pantur.

Usulan itu, lanjut Pantur adalah hal yang memang dibutuhkan petani karena memang rata-rata masyarakat di Kecamatan Onan Ganjang menggantungkan hidupnya dibidang pertanian.

“Untuk itu kita akan upayakan pemerintah dan bisa direalisasikan agar bantuan-bantuan tersebut bisa ditampung dan direalisasikan secepatnya,” ungkap Legislator PDI Perjuangan itu.

Usulan tersebut kata Pantur akan menjadi perhatian DPRD Provinsi Sumut, terutama di komisinya yang bermitra dengan dinas terkait untuk diteruskan.

“Tentu akan menjadi bahan kita, dan kita akan tindak lanjuti, kita akan teruskan kepada pemerintah untuk menjadi
perhatian,” ujarnya.

Perbaikan infrastruktur jalan lanjut Pantur memang harus disahuti sebab jalan memang sangat penting dalam kehidupan masyarakat dalam menjalankan aktivitas kesehariannya.

“Jalan itu sangat penting bagi mereka yang membutuhkan akses untuk menjual hasil pertanian, aktivitas mencari rezeki dan sebagainya, makanya ini memang layak untuk disuarakan untuk diakomodir pemerintah,” terangnya

Kegiatan reses ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRD, anggota Dewan turun ke Dapil untuk bertemu dan mendengar langsung aspirasi masyarakat. Seluruh hasil reses akan kita ajukan kepada Provinsi melalui Pokok Pikiran (Pokir) untuk dapat dilaksanakan.

“Melalui reses ini, saya banyak mengetahui apa-apa saja yang menjadi permasalahan yang dihadapi oleh petani. Dengan memahami permasalahan, kita akan ajukan solusi kepada Pemprovsu, sehingga para petani dapat terbantu dalam meningkatkan hasil pertaniannya. Dengan meningkatnya hasil pertanian, tentu kesejahteraan petani akan terjamin dan berkesinambungan,” terang Pantur Banjarnahor

Usai mendengar usulan warga kecamatan Onan Ganjang, Pantur dalam paparannya, berharap anak-anak muda atau yang biasa disebut generasi milenial mau menggeluti sektor pertanian. Untuk menggaet generasi milenial di sektor pertanian, setidaknya ada beberapa tahap yang harus digencarkan oleh Pemerintah setempat. Pertama yakni mengubah mainset dari pola bercocok tanam tradisional menuju sektor pertanian modern. Untuk mendukung hal tersebut, Pantur mengimplementasikan peralatan pertanian berbasis mekanis tersebut mulai dari mengolah lahan hingga memanen hasil pertanian semua dilakukan dengan alat pertanian modern.

“Saya berharap petani milenial bangkit untuk pertanian yang maju dan modern (marpadot tu hamajuon). Hilangkan image bahwa jadi petani itu pasti kotor-kotoran. Sekarang itu tidak perlu kotor-kotoran jadi petani, alat tanam, alat olah, alat panen sudah canggih menggunakan menkanisasi,” katanya.

Sementara untuk investor nantinya, hanya menampung hasil pertanian para petani, tidak ada kaitannya dengan penguasaan lahan pertanian, sebagaimana isu yang berkembang ditengah-tengah kita.

“Ini penting saya luruskan, kehadiran investor di kabupaten Humbahas, bukan untuk menguasai lahan. Lahan tetap milik masyarakat. Investor hanya untuk menampung hasil pertanian,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Pantur juga  mengingatkan masyarakat perihal tatanan kenormalan baru saat pandemi Covid-19, dengan selalu menerapkan penggunaan masker, cuci tangan, jaga jarak dan menjaga imunitas tubuh.

Hal tersebut tentunya sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona yang beberapa hari belakangan kembali memburuk didaerah kita ini.

“Saya mengajak, mari kita lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” tutup Pantur.

Hadir dalam kegiatan reses itu, Camat Onan Ganjang, Kepala Desa Se-kecamatan Onan Ganjang, PPL Pertanian Kecamatan Onan Ganjang, Perwakilan masyarakat setiap desa Se-kecamatan Onan Ganjang, tokoh masyarakat.

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

liputanfaktanews.com Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: