Liputan Fakta News
NEWS TICKER

5 Tentara Laut Malaysia Diamankan TNI AL Nunukan Saat Memasuki Perairan Indonesia

Wednesday, 8 July 2020 | 11:34 WIB
Reporter: Oktafianus
Posted by: Liputan Fakta News
Dibaca: 48

Nunukan, liputanfaktanews.com-Kedaulatan Republik Indonesia kembali diusik oleh beberapa ulah Petugas Maritim Malaysia, dengan memasuki wilayah Perairan Sebatik, Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Melalui Siaran pers yang di release, Pasi Intel Pangkalan TNI AL Nunukan, Kapten Laut Rizky mengatakan kejadian demi kejadian begitu menguji kesabaran para TNI yang berjaga di Perbatasan baik wilayah Perbatasan Darat maupun Laut antara Indonesia – Malaysia.

“Pelanggaran Kedaulatan NKRI kembali terulang lagi, Petugas Maritim Malaysia memasuki wilayah NKRI dan kali ini kita lakukan tindakan tegas berupa pemanggilan dan pengawalan menuju ke Posal Sei Pancang yang dilakukan oleh Danposal Sei Pancang Lettu Laut (S) Adi Suseno terhadap Speed Boat Sea Raider Jawatan Maritim Malaysia Kilat – 45,” Kata Rizky.

Dia menyebutkan, Kejadian bermula pada hari Senin, 06 Juli 2020 Pukul 15.50 Wita, keberaaan kapal cepat petugas maritim di perairan Pulau Sebatik atas perintah Komandan KM Pintar – 3914, LF KDR Nik Mohd Izwan Farid bin MD Daud untuk mengecek perahu yang sedang berlabuh di Depan Dermaga Posal Sei Pancang Sebatik.

Untuk memeriksa Perahu Usaha Jaya Baru milil Rustam warga Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Utara pada Koordinat 04 10 012 U – 117 54 578 T.

Sehingga, Danposal Sei Pancang Lettu Laut (S) Adi Suseno perintahkan Prajuritnya menyiapkan Senjata dan kapal cepat Patkamla Posal Sei Pancang untuk merapat di Speed Sea Raider Maritim Malaysia.

Danposal Sei Pancang dan Komandan Sea Raider Maritim Malaysia berkomunikasi meminta agar Speed Sea Raider Maritim Malaysia Merapat di Posal Sei Pancang untuk dilaksanakan pendataan anggota jawatan Maritim Malaysia Tentang batas Laut wilayah Indonesia-Malaysia.

Kejadian tersebut langsung di laporkan Danposal Sei Pancang kepada Komandan Lanal Nunukan
Letkol Laut (P) Anton Pratomo, SE., M.Tr.Hanla.

Setelah berkoordinasi dengan Komando atas, Danlanal Nunukan memerintahkan Danposal Sei Pancang untuk melepaskan kembali Kapal Cepat Sea Raider Jawatan Maritim Malaysia Kilat – 45 dan dilaksanakan pengawalan sampai batas wilayah teritorial Indonesia- Malaysia.

Adapun nama dan pangkat kelima Petugas Maritim Malaysia yaitu:

Lima Tentara Laut Malaysia tersebut yaitu,
1. Laskar Maritim Faizal Bin Abdul Azis (37) Komandan Sea Rider Kilat-45 Nomer Lambung Sea Rider 755.

2. Laskar Kanan Maritim Amran bin Ilyas (34) Timbalan Komandan Speed Sea Raider Petir – 45, Nomer Lambung 755.

3. Laskar Kelas I Maritim Muhammad Farhan Bin Muhammad Abdul Rasid (27) Anggota Sea Raider 755.

4. Laskar Kelas I Maritim Muhammad Fetri bin Othman (30) Anggota Sea Raider 755.

5. Laskar Kelas I Maritim Ryanson Von John (27) Anggota Sea Raider 755.

Diduga Petugas Maritim tidak memahami Undang – Undang Laut Internasional, sehingga petugas Maritim Malaysia selalu melakukan penangkapan kapal/perahu Indonesia yang sedang melaksanakan Lintas Damai atau berada di Kedaulatan Republik Indonesia.

Terkait kejadian ini, Negara Indonesia dapat memberikan Noktah keberatan atau Protes kepada Negara Malaysia karena Boat Maritim Malaysia telah melanggar Kedaulatan NKRI dan Undang-undang Laut Internasional. 

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

liputanfaktanews.com Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: